Mimpi Untrib Kalabahi Menuju Kampus Unggulan

Diposting pada tanggal 29 July 2020
Mimpi Untrib Kalabahi Menuju Kampus Unggulan

KALABAHI – Menjadi kampus unggulan tentu mimpi yang diinginkan bagi setiap universitas negeri maupun swasta yang di dunia ini melalui tahap demi tahap agar bisa meraih ‘gelar’ kampus unggulan di mata publik. Niat ini tentunya sementara digaungkan Universitas Tribuana (Untrib) Kalabahi, salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang berlokasi di Jalan Soekarno-Tang Eng-Batunirwala-Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setelah mendapat bimbingan dari program Asuh Perguruan Tinggi Unggul dari Kemenristekdikti tahun 2019, geliat Universitas Tribuana (Untrib) Kalabahi yang berada di wilayah kopertis 08 itu, kini mulai berkolaborasi dengan Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya. Untrib yang dihakodai Rektor Alvons F. Gorang, S.Sos.,MM itu bertekad menjadi kampus unggulan di wilayah perbatasan kawasan timur Indonesia.

Hal ini terungkap dalam lokakarya sistem penjaminan mutu eksternal yang diselenggarakan PT Asuh di Aula Kampus Untrib, Rabu (24/7/2019) pagi. Lokakarya ini menghadirkan langsung narasumber dari UK Petra Surabaya, Drs. Heri Saptono Warpindyasmoro, M.Si.

Rektor Alvons optimis kampus yang dipimpinnya bakal menjadi unggul di wilayah perbatasan di kawasan timur Indonesia. Mempunyai niat cerdas memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu kepada generasi Alor, membuat rektor Alvons berinisiatif bekerjasama dalam program PT Asuh dengan tekad menjadi universitas unggulan.

“Tentu kami optimis Untrib akan menjadi perguruan tinggi yang berkualitas. Kita ingin maju. Kita juga ingin menjadi universitas unggulan di wilayah perbatasan, sehingga kita berusaha menjadi bagian dalam program ini,” ujar rektor muda itu.

Dia mencontohkan, UK Petra Surabaya saat ini menjadi perguruan tinggi yang berkualitas di Indonesia. Hal itu membuat ia harus bekerjasama dengan Petra untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kampus yang dipimpinnya.

“Petra itu kampus swasta terbaik di Indonesia. Kita bersyukur dengan sumberdaya yang kita miliki sekarang sekitar 68 Magister ini kita ingin belajar dari Petra.” Tuturnya.

Menurut Rektor, SDM 68 Magister di Untrib semuanya punya kompetensi yang baik karena semua lulusan dari berbagai kampus terbaik di Indonesia melalui program beasiswa LPDP. Karena itu dari aspek kualitas, Untrib Kalabahi kini berkembang ke arah yang lebih baik.

“Saya kira soal kualitas di Untrib tidak perlu diragukan. Sekarang kita berusaha untuk mengikuti standar-standar ideal yang kita peroleh dari proses (bimbingan dari UK Petra) ini,” ujar Alvons.

“Kalau prosesnya kita ikuti secara baik maka saya kira kita akan jadi universitas terbaik, sekalipun kita berada di wilayah perbatasan. Kita di 3T tapi saya kira akan jadi kampus yang setara daerah lain di Indonesia,” tandas Rektor, optimis.

Tantangannya, lanjut Rektor, saat ini fasilitas gedung dan laboratorium di Untrib masih belum sempurna. Karena itu pihaknya terus berupaya meminta dukungan dari berbagai pihak.  “Ada sejumlah fasilitas yang masih kita usahakan untuk dapat dukungan dari berbagai pihak,” harap Rektor Alvons. (*dm/Leader Ismail).

Versi cetak

Related Keywords

mimpi untrib kalabahi menuju kampus unggulan

Artikel Terkait