Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Diposting pada tanggal 15 May 2018
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 187,6 miliar untuk pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dan rumah swadaya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam kurun waktu 2015-2018.

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyerahkan bantuan rumah swadaya sebanyak 187 unit dengan nilai Rp 2,7 miliar di sela acara peresmian proyek infrastruktur di Pulau Rote, NTT, Selasa (9/1).

“Bantuan bersifat stimulan bagi masyarakat untuk peningkatan kualitas rumahnya secara swadaya di Desa Tolama Rote Barat,” kata Basuki Hadimuljono dalam publikasinya, Rabu (10/1).

Kementerian PUPR akan membangun rumah berdinding batu dan beratap seng. Sedangkan untuk rangka, kusen, pintu adalah swadaya masyarakat. Selain itu rumah juga dibangun di atas lahan warga sendiri.

Salah satu warga penerima bantuan, Rinus Elimanafe, mengaku bersyukur menerima BSPS sebesar Rp 15 juta. “Dengan bantuan ini saya bisa merasakan manfaatnya. Kini, rumah berdinding batu bata dan atap seng, sebelumnya hanya beratap daun dan berdinding saja,” katanya.

Menurut data Kementerian PUPR, pada 2018, pemerintah akan membangun 7 twin block rumah susun sederhana sewa (rusunawa) sebanyak 275 unit yang disediakan untuk 1.100 orang dengan dana Rp 98,1 milir. Ketujuh rusunawa tersebut adalah rusun ASN BPJN Kupang senilai Rp 25 miliar. Rusun MBR Kabupaten Timor Tengah Utara senilai Rp 14,45 Miliar.

Kemudian ada Rusun ASN di Kabupaten Rote Ndao senilai Rp 15 Miliar, Lembaga Kongregasi Yesus di Kabupaten Ende senilai Rp 10,56 miliar, Rusun Mahasiswa Universitas Tribuana Kalabahi Kabupaten Alor senilai Rp 10,56 miliar, Santo Paulus Ladalero Mumere Kabupaten Sikka Rp 9,7 miliar, dan Rusun MBR di Kabupaten Sikka senilai Rp 13,08 miliar.

Sedangkan pada 2015, Kementerian PUPR telah menyalurkan bantuan stimulan rumah swadaya senilai Rp 40,5 miliar yang diperuntukkan 3 twin block rusunawa sebanyak 120 unit yang diperuntukkkan bagi 480 orang, dengan lokasi Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Manggarai.

Pada 2016, pemerintah telah mengucurkan dananya sebesar Rp 12,2 miliar untuk membangun rusunawa satu twin block bagi asrama Polres Ngada di Kabupaten Ngada dengan 46 unit dan diperuntukkan bagi 184 orang.

Pada 2017, pemerintah membangun 3 twin block Rusunawa dengan 104 unit untuk 512 orang dengan anggaran Rp 36,8 miliar. Rusunawa tersebut adalah untuk mahasiswa Universitas Widya Mandira di Kota Kupang, Asrama Santri Pondok Pesantren Wali Songo di Kabupaten Ende dan Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. (imm)

sumber : http://id.beritasatu.com/home/bangun-rusunawa-di-ntt-pupr-kucurkan-rp-1876-miliar/170571

Versi cetak

Related Keywords

alor, kupang, ntt, rusun, untrib kalabahi, rumah susun

Artikel Terkait